Showing posts with label Inspiratif. Show all posts
Showing posts with label Inspiratif. Show all posts

05 April 2018

Belajar, Terbentur, dan Terbentuk



Ketika kalian berpikir negatif pada seseorang. Tanpa sadar, kalian telah menghakimi orang itu.

Lebih mudah mana? Berusaha menyingkirkan semua kerikil tajam di sepanjang jalan, atau memakai sepatu agar kakimu tidak terluka? 

Lebih mungkin mana? Berusaha mensterilkan semua tempat agar tak ada kuman, atau memperkuat daya tahan tubuhmu sendiri?

Lebih mudah mana? Berusaha mencegah setiap mulut agar tak bicara sembarangan, atau menjaga hatimu sendiri agar tidak mudah tersinggung?

Lebih penting mana? Berusaha menguasai orang lain, atau belajar menguasai dirimu sendiri?

Yang penting bukan bagaimana orang harus baik padamu, melainkan bagaimana engkau berusaha baik pada orang lain terlebih dahulu. Bukan orang lain yang membuat engkau bahagia, melainkan sikap dirimu sendirilah yang menentukan engkau bahagia atau tidak.

Setiap waktu yang telah kau habiskan dalam hidup ini, tidak akan terulang kembali. Pergunakanlah waktu yang ada untuk tetap BELAJAR. Belajar dari masa lalu untuk persiapan hari esok yang lebih baik. Hiduplah seperti orang arif, usahakanlah supaya engkau mengerti Hakekat Hidup ini.

Dalam Hidup ada PROSES,  BELAJAR. Tanpa ada batas UMUR. JATUH, bangun lagi. KALAH, coba lagi. GAGAL, bangkit lagi. PERCAYALAH.. SEBAB TIDAK ADA YANG MUSTAHIL KALAU KITA SUNGGUH2 BERUSAHA. TERBENTUR dan TERBENTUR lagi. Sampai kamu semua TERBENTUK.

Sumber : WAG , penulis asli bisa klaim disini. 

28 October 2017

Pakis dan Bambu

Ada seorang pria yang putus asa dan mau meninggalkan segalanya. Meninggalkan pekerjaan, hubungan dan berhenti hidup. Lalu ia pergi ke hutan untuk bicara yang terakhir kalinya dengan Tuhan, “Apakah Tuhan bisa memberi saya satu alasan yg baik untuk jangan berhenti hidup dan menyerah?”

Jawaban Tuhan sangat mengejutkan,

“Coba lihat ke sekitarmu. Apakah kamu melihat pakis dan bambu?”

“Ya” jawab pria itu.

“Ketika menanam benih pakis dan benih bambu,AKU merawat keduanya secara sangat baik. AKU memberi keduanya cahaya, memberikan air. Pakis tumbuh cepat di bumi, daunnya yg hijau segar menutupi permukaan tanah hutan. Sementara itu benih bambu tidak menghasilkan apapun, tapi AKU tidak menyerah.

Pada tahun kedua, pakis tumbuh makin subur dan banyak, tapi belum ada juga yang muncul dari benih bambu. Tapi Aku tidak menyerah.

Di tahun ketiga, benih bambu belum juga memunculkan sesuatu, tapi Aku tidak menyerah.
Di tahun keempat, masih juga belum ada apapun dari benih bambu. Aku tidak menyerah” kata TUHAN.

“Di tahun kelima, muncul sebuah tunas kecil. Dibanding dengan pohon pakis, tunas itu tampak kecil dan tidak bermakna. Tapi 6 bulan kemudian, bambu itu menjulang sampai 100 kaki. Untuk menumbuhkan akar itu perlu waktu 5 tahun. Akar ini membuat bambu kuat dan memberi apa yang diperlukan bambu untuk bertahan hidup. AKU tak akan memberi cobaan yang tak sanggup diatasi ciptaan-Ku,“ kata TUHAN kepada pria itu.

“Tahukah kamu, anak-Ku. Di saat menghadapi semua kesulitan dan perjuangan berat ini, kamu sebenarnya menumbuhkan akar-akar?”

“AKU tidak meninggalkan bambu itu, AKU juga tak akan meninggalkanmu”

“Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain,” kata Tuhan.

“Bambu mempunyai tujuan yang beda dengan pakis, tapi keduanya membuat hutan menjadi indah”

“Waktumu akan datang, kamu akan menanjak dan menjulang tinggi. Bersabarlah dan banyaklah tuk belajar lagi, waktumu pasti akan tiba…”

Sumber : WAG, penulis asli silakan claim,  sayang jika tidak dibagikan.

17 October 2017

Hidup adalah Belajar

Belajar bukan berarti hanya sekolah...
Belajar bukan berarti hanya membaca buku...
Tetapi juga belajar dari setiap kejadian yang kita Alami...
Belajar dari apa yang masih bisa kita perbuat ...
Agar hidup ke depan bisa menjadi lebih baik lagi...

Kita bisa belajar diam dari pada banyak bicara...
Kita bisa belajar sabar dari sebuah kemarahan...
Kita bisa belajar mengalah dari suatu keegoisan...
Kita bisa belajar tegar pada saat  kehilangan sesuatu yang berharga...

HIDUP ADALAH BELAJAR....

Belajar Bersyukur Meski tak Cukup...
Belajar Ikhlas Meski Tak Rela...
Belajar Taat Meski Berat...
Belajar Memahami Meski Tak Sehati...
Belajar Sabar Meski Terbebani...
Belajar Setia Meski Tergoda...
Belajar Memberi Meski Tak Seberapa...
Belajar Mengasihi Meski Disakiti...
Belajar Tenang Meski Gelisah...
Belajar Percaya Meski Susah...

Belajar dan Terus Belajar...
Belajar sampai pada akhirnya TUHAN yang menyempurnakan.

Sumber : WAG, penulis asli silakan claim di komentar

Kebajikan adalah Properti Fengsui Sesungguhnya



Zhao Zi Hao adalh seorg pengusaha sukses... suatu ketika dia menghabiskan banyak uang membeli sebidang tanah di pinggiran kota dan membangun sebuah villa bertingkat tiga. Di dalamnya ada kolam renang yang mengesankan, dan sebatang pohon Lychee berusia seratus tahun di halaman belakang. Sebenarnya... dia membeli properti itu hanya karena pohon ini. Istrinya suka makan buah lychee.


Selama renovasi, teman-temannya mendesaknya untuk meminta pendapat master fengshui. Zhao Zi Hao tidak pernah percaya pada Fengshui namun cukup mengejutkan ketika dia setuju menghubungi seorang master feng shui dari Hong Kong. Grand Master itu adalah Master Cao yang telah berpengalaman selama tiga puluh tahun dan sangat terkenal dalam dunia Fengshui. Mereka makan dulu di kota, lalu Zhao Zi Hao mengantar sang Guru ke villanya di daerah pinggiran kota

Sepanjang jalan.. ketika mobil di belakang mereka mencoba menyalip, Zhao Zi Hao memberi jalan.


Master dengan tertawa berkomentar: "Big Boss Zhao, Anda benar-benar mengemudi dengan aman." Dia berbicara bahasa mandarin yang benar-benar fasih untuk ukuran orang Hong Kong. Zhao Zhi Hao tertawa: "Biasanya orang yang menyalip memiliki beberapa masalah mendesak untuk diurus, jadi kita seharusnya tidak menahannya."
Sesampainya di sebuah kota kecil, jalan-jalan semakin sempit sehingga Zhao Zi Hao memperlambat jalan mobil..


Seorang anak sambil tertawa tiba-tiba melesat keluar dari sebuah gang dan saat anak itu berlari melintasi jalan, Zao menghentikan laju mobilnya. Lalu dia terus menunggu sambil menatap ke gang.. seolah sedang menunggu sesuatu. Dan betul saja... tiba-tiba seorg anak lagi melesat keluar, mengejar anak tadi yg di depannya.
Master Zao terkejut dan bertanya: "Bagaimana Anda tahu akan ada anak lain yang mengikuti?"

Zhao Zi Hao mengangkat bahu: "Sebenarnya, anak-anak selalu mengejar satu sama lain dan tidak mungkin seorang anak berada dalam kegembiraan seperti itu tanpa teman bermain." Master Cao memberinya jempol besar dan tertawa terbahak-bahak: "Anda sangat perhatian sekali"


Sesampainya di Villa, mereka turun dari mobil. Tiba-tiba sekitar tujuh sampai delapan burung berterbangan dari halaman belakang. Melihat hal itu, Zhao berkata kepada Master Cao: "Jika Anda tidak keberatan, tolong tunggu sebentar."

"Ada apa?" Master Cao tercengang.

"Oh, mungkin ada beberapa anak yang sedang mencuri lychee di halaman belakang. Jika kita masuk sekarang kita mungkin akan membuat mereka ketakutan, jangan mengambil risiko sehingga menyebabkan ada yang jatuh dari Pohon Lychee." Zhao menjawab dengan humor.


Master Cao terdiam beberapa saat sebelum berkata : "sejujurnya.. Rumah ini tidak memerlukan evaluasi fengshui lagi." Sekarang giliran Zhao yang terkejut: "Kenapa begitu?" "Setiap tempat yang Anda hadiri, secara alami telah menjadi properti dengan fengshui yang paling menguntungkan.."


Bila pikiran kita memprioritaskan kedamaian dan kebahagiaan orang lain, yang beruntung bukan hanya orang lain, tapi juga diri kita sendiri. Bila seseorang memperhatikan orang lain setiap saat, maka orang ini secara tidak sadar telah menjadi orang suci.


Orang suci sebenarnya adalah orang yg selalu mendahulukan segala sesuatu utk manfaat orang banyak sebelum menjadi tercerahkan.
Janganlah Fokus Pada Hasil, Tetapi Fokuslah Pada Proses...(Kosong adl Isi, Isi adl Kosong)

Sumber : WAG,  penulis asli,  silakan claim disini

06 July 2017

Guru Sang Jengis Khan



Setelah lelah karena habis berperang, Jengis Khan, Raja Mongol yang termasyhur itu memutuskan untuk berburu ke hutan bersama pejabat kerajaannya. Selain membawa anjing pemburu, raja juga membawa burung rajawalinya yang sudah terlatih untuk berburu & dapat menuntun raja pulang ke istana bila mereka tersesat di tengah hutan.


Saat perjalanan pulang, raja kehausan,Ia menemukan tetesan air bening di bebatuan.
Raja kemudian menampung tetesan air itu dalam sebuah mangkuk. Ketika ia hendak minum tiba2 datang burung rajawalinya menukik & memukul tangan raja sehingga air dalam gelas itu tumpah. Beberapa kali hal itu terulang kembali.

Hal ini membuat raja marah, maka ketika terakhir kali sang rajawali hendak menumpahkan air yang akan diminumnya, raja kemudian menebas leher rajawali dengan pedangnya sampai rajawali tergeletak di kakinya & mati seketika. Rasa hausnya hilang seketika & dengan rasa penasaran yang sangat membuat raja ingin mendaki ke atas lagi untuk mencari sumber air dari bebatuan itu.

Ketika sampai di sumber tetesan air itu yaitu sebuah telaga kecil, sang raja terkejut karena ia melihat seekor ular berbisa mati dengan luka menganga di pinggiran telaga yang 'bisa'nya mencemari air telaga yang mengalir ke arah bebatuan tsb. 

Hati raja seketika sesak mengingat kematian rajawali yang berusaha keras menyelamatkannya. Raja menuruni bukit & menggendong burung rajawalinya yang sudah mati, hati kecilnya menjerit.  "Hari ini aku mendapat pelajaran yang sangat berharga dan menyedihkan, di kemudian hari aku tidak akan melakukan sesuatu apapun jika sedang marah !"

Kemudian ia memanggil seluruh pasukannya, dan dilakukanlah upacara penguburan sang rajawali. Burung rajawali yang sudah tewas ini dibungkus dengan baju perang milik Jengis Khan. Kemudian Jengis Khan berpidato di hadapan para pasukannya : “Hari ini kita bisa memenangkan satu pertempuran yang besar, kita bisa mengalahkan musuh. Tapi pada saat ini saya tidak bisa mengalahkan diri saya sendiri. Dan saya baru belajar dari seekor rajawali.”

Kemudian dia memerintahkan seorang seniman membuatkan patung rajawali emas itu. Di satu sayap patung tersebut tertulis : Saat seseorang sahabat melakukan hal yang tidak berkenan di hatimu, dia tetaplah sahabatmu.

Sementara di sayap satunya tertulis : Tindakan apapun yang dilakukan dalam angkara murka hanya akan membuahkan kegagalan dan penyesalan..

Sahabatku.
Dalam keadaan marah biasanya semua tindakan tidak bisa terkontrol sepenuhnya, lebih baik redakan dulu amarah anda atau tundalah dulu keputusan2 penting yang harus anda ambil, bila anda tak ingin menyesalinya di kemudian hari.

Semoga kita dimampukan untuk mengambil keputusan yang bijak dan benar.

  Sumber : Postingan dari WAG , pengarang asli silakan claim.....

04 July 2017

Definisi Kreativitas

Kreativitas atau creativity adalah sebuah istilah yang dicetuskan oleh Alfred North Whitehead untuk menunjukan suatu daya di alam semesta yang memungkinkan hadirnyaentitas aktual yang baru berdasarkan entitas aktual-entitas aktual yang lain. Kreativitas adalah prinsip kebaruan,novelty. Dalam proses menjadi, kreativitas mutlak ada. jika tidak ada kreativitas, maka tidak ada proses. Kreativitas bukanlah entitas aktual. Kreativitas adalah daya yang niscaya ada dalam proses karena adanya etintas aktual yang baru Oleh karena itu kreativitas dalam filsafat proses tidak memiliki karakter yang terlepas dari entitas aktual yang memberikan wujud pada daya ciptanya. Memahami kreativitas tidak terlepas dari pemahaman atas perwujudan entitas aktual.Daya kebaruan inilah yang memperlihatkan adanya beragam entitas aktual yang ada di alam semesta.

Di alam semesta, entias aktual melakukan dua macam proses yang terjadi dalam kompleksitas yang tinggi. Proses subjektifikasi dan proses objektifikasi. Pada prosessubjektivikasi entitas aktual berbaur dan saling berbenturan dalam [prehensi] untuk melahirkan entitas aktual yang baru. Pada proses ini, Kreativitas menjadi daya pembaru.Kemungkinan-kemungkinan karakter entitas aktual yang baru ditentukan melalui prehensi

Walaupun kemungkinan-kemungkinan karakter entitas aktual yang muncul ini ada karena adanya prehensi, keunikan dan kehadiran yang lain dari kemunkinan-kemungkinan karakter entitas aktual yang muncul adalah upaya dari kreativitas, daya kebaruan. Pada proses objektivikasi entitas aktual bergerak melalui konkresi untuk menjadi datum atau informasi bagi potensi-potensi terbentuknya entitas aktual-entitas aktual lainnya. Kemunculan datumdari satu entitas aktual mungkin terjadi jika ada kreativitas. Jika tidak ada Kreativitas, tidak ada datum, tidak ada entitas aktual yang lain. Semuanya berada pada hal-hal yang sama. Hal ini tidak mungkin karena bertentangan dengan beragamnya realitas. Kreativitas mengungkapkan realitas keberagaman yang ada di alam semesta ini. Melalui proses subjektivikasi dan objektivikasi kreativitas mutlak diperlukan karena setiap entitas aktual selalu berada dalam proses menajadi. Ketika entitas aktual berada dalam proses menjadi, ia akan berada pada "hakikatnya" yang baru. "Hakikat" yang baru inilah yang merupakan partisipasi kreativitas.

Daya cipta atau kreativitas adalah proses mental yang melibatkan pemunculan gagasan atau anggitan (concept) baru, atau hubungan baru antara gagasan dan anggitan yang sudah ada.

Dari sudut pandang keilmuan, hasil dari pemikiran berdayacipta (creative thinking) (kadang disebut pemikiran bercabang) biasanya dianggap memiliki keaslian dan kepantasan. Sebagai alternatif, konsepsi sehari-hari dari daya cipta adalah tindakan membuat sesuatu yang baru.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) : kreatif/kre•a•tif/ /krĂ©atif/ a 1 memiliki daya cipta; memiliki kemampuan untuk menciptakan; 2 bersifat (mengandung) daya cipta:pekerjaan yang -- menghendaki kecerdasan dan imajinasi;

kekreatifan/ke•kre•a•tif•an/ n perihal kreatif

sumber : Wikipedia (online) diakses 30 Agustus 2016 pukul 09.18 WIB