25 April 2018
Penggunaan Kode Terenkripsi Sebagai Alat Pengesahan STNK Satu Tahunan
23 February 2018
Yang Diawali Amarah, Berakhir dengan Rasa Malu
Sumber : Group Kargozari.
28 October 2017
Pakis dan Bambu
17 October 2017
Hidup adalah Belajar
Belajar bukan berarti hanya sekolah...
Belajar bukan berarti hanya membaca buku...
Tetapi juga belajar dari setiap kejadian yang kita Alami...
Belajar dari apa yang masih bisa kita perbuat ...
Agar hidup ke depan bisa menjadi lebih baik lagi...
Kita bisa belajar diam dari pada banyak bicara...
Kita bisa belajar sabar dari sebuah kemarahan...
Kita bisa belajar mengalah dari suatu keegoisan...
Kita bisa belajar tegar pada saat kehilangan sesuatu yang berharga...
HIDUP ADALAH BELAJAR....
Belajar Bersyukur Meski tak Cukup...
Belajar Ikhlas Meski Tak Rela...
Belajar Taat Meski Berat...
Belajar Memahami Meski Tak Sehati...
Belajar Sabar Meski Terbebani...
Belajar Setia Meski Tergoda...
Belajar Memberi Meski Tak Seberapa...
Belajar Mengasihi Meski Disakiti...
Belajar Tenang Meski Gelisah...
Belajar Percaya Meski Susah...
Belajar dan Terus Belajar...
Belajar sampai pada akhirnya TUHAN yang menyempurnakan.
Sumber : WAG, penulis asli silakan claim di komentar
Kebajikan adalah Properti Fengsui Sesungguhnya
06 July 2017
Guru Sang Jengis Khan
Sumber : Postingan dari WAG , pengarang asli silakan claim.....
04 July 2017
Definisi Kreativitas
09 February 2017
Change is difficult Not Changing is fatal
Dari grup WA, penulis aslinya,silakan klaim disini.
31 January 2017
Sudut Pandang
Dari grup WA, penulis asli silakan klaim disini.
07 July 2015
6 Kebiasaan Untuk Membuat Bisnis Kecil / UMKM kita Lebih Produktif
10 June 2015
Lift Mati

Waaddduuuuu, alamat naik naik ke puncak gunung nih. Itu pemikiran yang langsung keluar saat didepan pintu lift tertempel pengumuman pada secarik kertas putih bertuliskan "Lift Rusak". Terbayang rasa capek yang bakal melanda badan ini. Yang tadinya bersemangat jadi enggan. Semangat pagi hilang entah kemana. Ruangan kerja dilantai 4 yang biasanya terasa dekat sekarang rasanya jauh sekali.
04 June 2015
Minat Baca Buku di Era Media Sosial Twitter dan Facebook
03 June 2015
Aaaaahhh, Sudahlah

Kata ini sering kita dengan dalam kehidupan sehari- hari. Demikian sederhana sehingga sering kali kita tak menyadari telah mengucapkan atau mendengarkan kata ini. Dari orang tua sampai dengan anak – anak mengucapkannya dengan mudah dan enteng.
Saat kita kelupaan membawa payung saat musim hujan, padahal rumah sudah jauh dan tak mungkin balik lagi, kita ucapkan “aaahhh , sudahlah, mau gimana lagi”. Atau saat seorang pengendara motor paling gokil mendahului kita dari kiri kemudian zigzag ke kanan terus ke kiri lagi, kita pasti kaget dan jengkel setengah mati. Kita ingin mengejarnya kemudian menumpahkan segala umpatan yang tidak ada dalam kamus bahasa Indonesia. Tapi setelah kita lihat itu tak mungkin dan beberapa pertimbangan etike lain, kita ucapkan “aaahhh , sudahlah”.
Sebuah kata yang mudah di tuliskan dan diucapkan namun sebenarnya sarat akan arti. Apa artinya yang demikian penting? Dengan mengucapkan kata ini, kita telah merefleksikan sebuah sikap yang hanya dimiliki oleh sedikit orang dengan.
Dengan mengucapkan “aaahhh , sudahlah” dan kemudian melupakan hal yang membuat kita jengkel atau marah, berarti kita sudah bersikap tenang , tidak terburu nafsu dan tidak lekas marah. Kata anak muda jaman sekarang, itu ilmu tingkat dewa. Hehehehe.
Tidak banyak yang berhasil mencapai tingkat itu. Secara spontan kita pasti terpancing untuk mengucapkan seribu kata umpatan atau sumpah serapah jika terbentur pada keadaan yang menjengkelkan. Nafsu amarah kita lebih didepan. Padahal yang bisa mengucapkan “aaahhh , sudahlah” sebelum umpatan atau sumpah serapah keluar, akan mudah mencapai kebahagiaan.
Yang menjadi catatan disini, setelah kita mengucapkan “aaahhh , sudahlah” , maka kita harus dengan kesadaran sendiri melupakan kejadian menjengkelkan tersebut. Buang jauh – jauh rasa marah. Toh tidak ada hal positif yang bisa kita dapat dari marah besar pada kondisi –kondisi seperti diatas. Justru hal negatif yang bakal “nempel” terus sepanjang sisa hari kita.
Ucapkan “aaahhh , sudahlah” dan lupakan kejengkelan kita. Mudah. Simple. Tapi penuh arti positif bagi kehidupan kita. Oke?
Posted by Darto via Blogaway for Android







